Senin, 01 Januari 2018

Antibiotik untuk Difteri

titik-pijat.com Pada bulan desember kemaren ramai diperbincangkan temtamg wabah difteri, mungkin dari sekian orang banyak yang gak paham apa itu dofteri. Apalagi yang tinggal dipedesaan. Kali ini saya akan jelaskan apa itu difteri dan Cara perawatan difteri, serta cara mengobati difteri secara alami


http://www.titik-pijat.com/2018/01/antibiotik-untuk-difteri.html



Ok sob, langsung aja, Difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Difteri menyebabkan lapisan tebal di bagian belakang tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, gagal jantung, kelumpuhan, dan bahkan kematian. Nah untuk mencegah wabah tersebut maka harus pakai Antibiotik untuk Difteri yaitu Vaksin. Vaksin direkomendasikan untuk bayi, anak-anak, remaja dan orang dewasa untuk mencegah difteri.


Jenis vaksin  ada 4:
  1.  DTaP
  2.  Tdap
  3.  DT
  4.  Td
Keterangan:
Huruf besar dalam singkatan ini menunjukkan dosis penuh vaksin difteri (D) dan tetanus (T) toksoid dan pertusis (P). Kasus yang lebih rendah "d" dan "p" menunjukkan dosis difteri dan pertusis yang dikurangi yang digunakan dalam formulasi remaja dan dewasa. The "a" di DTaP dan Tdap singkatan dari "aselular," yang berarti bahwa komponen pertusis hanya berisi bagian bakteri pertusis dan bukan seluruh sel. 



http://www.titik-pijat.com/search/label/Titik%20Pijat%20Sakit%20Kepala


Sob, strategi pengobatan yang digunakan untuk pasien yang didiagnosis difteri. Pengobatan pertama adalah antibiotik dan vaksin. Vaksin DTaP, Tdap, DT, dan Td. Masing-masing mencegah difteri dan tetanus; DTaP dan Tdap juga membantu mencegah pertusis (batuk rejan). Dua dari ini (DTaP dan DT) diberikan kepada anak-anak di bawah usia 7 tahun ( 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 15 sampai 18 bulan, 4 sampai 6 tahun), Vaksinasi terdiri dari serangkaian lima tembakan, biasanya diberikan di lengan atau paha sedangkan Tdap dan Td diberikan kepada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua.


Tanda dan gejala difteri biasanya dimulai dua sampai lima hari setelah seseorang terinfeksi dan mungkin termasuk:
  • Lapisan tebal dan abu-abu menutupi tenggorokan dan amandel Anda
  • Sakit tenggorokan dan serak
  • Kelenjar bengkak (pembesaran kelenjar getah bening) di leher Anda
  • Kesulitan bernapas atau bernapas cepat
  • Debit hidung
  • Demam dan menggigil
  • Rasa tidak enak

Demikian ulasan singkat tentang difteri dan perawatanya, kunjungi terus titik-pijat.com untuk mendapatkan info terkini seputar dunia kesehatan. Terimah kasih telah mengunjungi blog kami, semoga bermanfaat.