Senin, 14 Agustus 2017

Teknik & Anjuran Pijat Bayi Yang Benar

Sahabat setia titik-pijat.com kali ini saya akan memberikan tips memijat bayi yang benar, Langsung saja untuk pertama kalinya kita harus mngenal daerah tubuh bayi yang harus dipijat jangan sampai salah mijat sehingga membuat bayi malah kesakitan karena salah urat.

Memijat bayi harus dilakukan dengan penuh kelembutan. Selagi memijatnya, Anda dapat mengajaknya berbicara atau bernyanyi agar si Kecil lebih menikmati masa-masa berdua dengan Anda.



Image result for pijat bayi



Manfaat memijat bayi sangatlah banyak antara lain:
  • Membantunya tidur pulas.
  • Dapat membuatnya rileks. Efek ini juga bisa dirasakan oleh Anda.
  • Jarang menangis.
  • Mengurangi rasa sakit gigi saat gigi si Kecil tumbuh.
  • Meningkatkan sirkulasi darah.
  • Meningkatkan berat badan.
  • Melancarkan pencernaan.
  • Mendukung perkembangan mental, fisik, dan sosial.
  • Jika si Kecil terlahir dengan penyakit kuning, pijatan mungkin dapat membuatnya pulih lebih cepat.



Anjuran Waktu Memijat 
Pijat bayi bisa dilakukan sejak si kecil baru lahir sampai maksimal usianya 8 tahun. Nah, agar semua manfaat baik pijat bayi bisa diperoleh si kecil dengan optimal, ada beberapa hal yang Bunda perlu perhatikan mengenai waktu pemijatan bayi, antara lain:
  1. Sebaiknya, pijat bayi setelah tali pusarnya lepas. Hal ini karena sisa minyak yang digunakan untuk memijat di area perut bisa berisiko menyebabkan infeksi jika tali pusarnya belum lepas. Tali pusar sendiri biasanya lepas setelah bayi berusia 5-14 hari.
  2. Pijat si kecil sebelum dimandikan. Dengan begitu, sisa minyak yang digunakan untuk memijat tubuh si kecil bisa langsung dibersihkan saat ia dimandikan. Seusai dipijat, pori-pori tubuh si kecil juga akan lebih terbuka dan kotoran yang keluar lebih mudah dibersihkan dengan langsung dimandikan.
  3. Hindari memijat ketika si kecil sedang tidak fit. Sebaiknya, cek suhu tubuh bayi sebelum dipijat. Suhu tubuh bayi yang aman adalah berkisar 36,5 – 37,5OC.
  4. Pijat bayi baru lahir selama 3-5 menit saja. Saat ia sudah menginjak usia 1-2 bulan, Bunda bisa meningkatkan durasinya hingga maksimal 15 menit. Pemijatan untuk setiap bagian tubuh dapat dilakukan hingga sebanyak 3 kali pijatan.
  5. Pijat bayi bisa dilakukan setiap hari dan durasinya disesuaikan dengan usia si kecil. Saat si kecil mulai sulit diam saat dipijat misalnya, Bunda bisa memperpendek durasi pemijatan dan dilakukan saat akhir pekan saja dengan santai.
Itulah hal-hal yang bisa menjadi perhatian Bunda dalam memijat si kecil. Pijat bayi memang merupakan cara merawat bayi yang sederhana tapi manfaatnya berguna sepanjang masa. Jadi, jika Bunda ingin meningkatkan kecerdasan dan kesehatan si kecil serta mempererat bonding dengannya, mari mulai melakukan pijat bayi dari sekarang.
 
Demikian ulasan singkat tentang Teknik Pijat Bayi Yang Benar. Kunjungi terus  titik-pijat.com untuk mendapatkan info terbaru tentang berita kesehatan terupdate dan terkini. Terima kasih sudah mengunjungi blog kami. Kunjungi juga "cara memijat bayi" di artikel berikutnya.