Jumat, 18 Agustus 2017

Imunisasi MR 2017 Gratis

titik-pijat.com Pemerintah sedang mengampanyekan pemberian imunisasi MR pada anak usia sembilan bulan sampai kurang dari 15 tahun. Imunisasi MR merupakan cara mewujudkan eliminasi penyakit campak serta mengendalikan penyakit rubella, serta kecacatan bawaan akibat rubella pada 2020. Anak dengan kondisi sehat bisa mendapatkan suntikan MR ini.

Imunisasi Measles Rubella untuk mencegah penyakit campak dan rubella merupakan satu program Kemenkes yang akan dilaksanakan bulan Agustus dan September 2017
"Pastikan anak tidak demam, tidak sedang batuk flu, tidak ada gejala-gejala lain," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, M Subuh, pada konferensi pers pemantauan dan penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.


Image result for imunisasi mr



Ditambahkan oleh ahli neurologi anak RSCM, Irawan Magunatmadja, anak sehat artinya dalam satu-dua minggu tidak sakit.

"Jika anak memang sakit waktu imunisasi bisa ditunda," kata Irawan pada kesempatan sama. Irawan mencontohkan, misalnya anak baru kena cacar air, sebaiknya tunda. Tunggu hingga paling tidak dua minggu pasca-anak sembuh baru.

Sebelum melakukan suntikan imunisasi, tim tenaga medis juga akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memberikan suntikan imunisasi MR. Sehingga bukan asal suntik saja, melainkan mempertimbangkan kondisi kesehatan anak.

"Imunisasi adalah tindakan medis. Pada saat anak diberikan imunisasi adalah pelayanan individu. Dalam ranah pelayanan medis sebelum melakukan sesuatu harus ada pengamatan secara umum," kata Subuh lagi di kantor Kemenkes RI di Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Dalam melakukan program imunisasi MR, Kemenkes pun mengajak organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk mendampingi dan mengawal pelaksanaan program ini.


Image result for imunisasi mr


diperkirakan 3 sampai 4 juta orang di Amerika Serikat terinfeksi setiap tahunnya. Setiap tahunnya diperkirakan 400 sampai 500 orang meninggal, 48.000 dirawat di rumah sakit, dan 4.000 menderita ensefalitis (pembengkakan otak) akibat campak.

Kasus campak kembali melonjak antara tahun 1989 dan 1991. Selama tiga tahun ini, 55.622 kasus kematian karena penyakit ini dilaporkan terjadi. Kasus tersebut kebanyakan adalah anak-anak Afrika dan Amerika berusia di bawah lima tahun yang tidak divaksinasi.

Sembilan puluh persen dari mereka yang kehilangan nyawanya adalah masyarakat yang belum divaksinasi. Ada 64 kematian yang dilaporkan terjadi pada tahun 1990 di Amerika. Ini adalah jumlah terbesar yang pernah terlihat hampir dalam 20 tahun.

Di Indonesia sendiri, menurut catatan dari Kementerian Kesehatan RI 2016, dilaporkan terdapat 8.185 kasus campak pada tahun 2015. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 12.943 kasus. Jumlah kasus meninggal sebanyak 1 kasus, yang terjadi di Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setianingastutie menyatakan bahwa pada 2016 dari sebanyak 1.929 anak yang diduga terjangkit virus rubella (campak Jerman) di DIY, 463 di antaranya telah dinyatakan positif terjangkit virus rubella. Sedangkan sejak Januari hingga Juli 2017 tercatat 7 kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak di DIY di mana 60-70 persen di antaranya positif rubella.

Demikian ulasan singkat tentang Imunisasi MR 2017 Gratis. Kunjungi terus  titik-pijat.com untuk mendapatkan info terbaru tentang berita kesehatan terupdate dan terkini. Terima kasih sudah mengunjungi blog kami.